You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Paljaya sosialiasi di Halte Transjakarta Bundaran HI Astra
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Paljaya Gencarkan Sosialisasi Sanitasi Aman

Perumda Paljaya menggelar kegiatan ‘Paljaya Menyapa Jakarta 2.0’ di Halte Transjakarta Bundaran HI Astra dalam rangka memperingati HUT ke-34, Sabtu (27/9).

"Jadi lebih penting kita menggalakkan itu,"

Acara yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB, menghadirkan beragam kegiatan interaktif seperti edukasi sanitasi, kuis berhadiah, hingga pembagian merchandise eksklusif bagi pelanggan Transjakarta.

HUT ke-34, Kinerja Paljaya Diapresiasi

Direktur Teknik dan Usaha Perumda Paljaya, Rizki Shebubakar mengatakan, kegiatan ini bertujuan mendekatkan Paljaya kepada masyarakat supaya banyak yang mengetahui profil perusahaan dan layanan yang disediakan.

“Makanya kita perlu ada sedikit presence atau kehadiran di transportasi publik supaya publik tahu Paljaya itu apa dan servis apa yang kita tawarkan,” ujarnya.

Rizki menyampaikan, sosialisasi ini juga menekankan pengetahuan dasar seputar sanitasi aman yang masih minim dipahami masyarakat.

Misalnya, septic tank atau tangki septik idealnya dikuras setiap tiga tahun sekali, atau pentingnya membangun tangki septik dengan sistem kedap dan dilengkapi leher angsa agar tidak menimbulkan bau. Menurutnya, mengedukasi masyarakat tentang sanitasi aman tetap menjadi prioritas.

“Sanitasi aman itu basic knowledge sebetulnya, tapi banyak orang belum tahu. Jadi lebih penting kita menggalakkan itu. Hal-hal mendasar tersebut diharapkan dapat lebih dikenal publik melalui kegiatan ini. Kalau dari Paljaya kan sudah terstandar, jadi harganya pasti Rp150 ribu per meter kubik. Itu yang membedakan kita dengan penyedia jasa lain yang tidak jelas standarnya,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, target besar Paljaya adalah mencapai cakupan layanan sanitasi aman 100 persen pada tahun 2045. Pencapaian target ini tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, hingga lembaga internasional yang mendukung pembiayaan proyek-proyek sanitasi.

Rizki menambahkan, pemilihan Halte Bundaran HI Astra sebagai lokasi kegiatan juga bukan tanpa alasan. Menurut Rizki, halte ini merupakan titik transit dengan lalu lintas penumpang yang tinggi sehingga lebih efektif dalam menjangkau masyarakat luas.

“Harapannya, masyarakat semakin sadar pentingnya sanitasi aman dan mendapatkan pengetahuan dasar yang bisa dipraktikkan di rumah masing-masing,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11257 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6743 personNurito
  3. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye6549 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3586 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1688 personFolmer